Minggu, 05 April 2026
Contact Us

Di Hadapan Ulama, Presiden Prabowo Serukan Perang Melawan Korupsi

Jakarta – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk memberantas korupsi serta berbagai praktik penyelewengan yang merugikan negara.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat menghadiri peringatan Nuzulul Qur’an 1447 Hijriah bertajuk “Mewujudkan Al-Qur’an Sebagai Rahmat Alam Semesta” yang digelar di Istana Negara, Selasa (10/3) malam.

Dalam sambutannya, Prabowo menekankan bahwa praktik korupsi dan berbagai tindakan tidak jujur harus diberantas karena bertentangan dengan nilai agama maupun prinsip pemerintahan yang bersih.

Menurutnya, tidak ada negara yang dapat berkembang dengan baik apabila pemerintahnya tidak mampu membersihkan diri dari praktik korupsi.

“Memang kita harus menghilangkan korupsi, penyelewengan, semua praktik yang tidak benar dan tidak baik yang dilarang oleh semua agama,” ujar Prabowo.

Ia juga mengingatkan bahwa sejarah menunjukkan negara yang gagal memberantas korupsi akan sulit mencapai kemajuan dan kesejahteraan bagi rakyatnya.

Selain itu, Prabowo menyoroti adanya pihak-pihak yang berupaya mengambil kekayaan negara untuk kepentingan pribadi dan bahkan membawa keuntungan tersebut ke luar negeri.

Menurutnya, praktik tersebut merugikan bangsa karena sumber daya yang seharusnya digunakan untuk kesejahteraan rakyat justru dinikmati oleh segelintir pihak.

“Kita tidak boleh kalah dengan mereka yang ingin mengambil kekayaan rakyat, membawanya ke negara lain, dan memelihara bangsa serta rakyat Indonesia dalam keadaan lemah,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Prabowo juga meminta dukungan serta doa dari para ulama agar pemerintah dapat menjalankan amanah dengan baik, khususnya dalam menegakkan keadilan dan kebenaran di tengah masyarakat.

“Saya mohon doa terus, saya mohon dukungan. Kita akan menjalankan dan menegakkan kebenaran dan keadilan,” tuturnya.