Minggu, 05 April 2026
Contact Us

Kapolri Sampaikan Pesan Presiden Prabowo: TNI–Polri Diminta Tetap Solid dan Tidak Terprovokasi Adu Domba

Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan pesan Presiden Prabowo Subianto kepada jajaran TNI dan Polri agar tetap menjaga soliditas serta tidak mudah terprovokasi oleh upaya adu domba.

Pesan tersebut disampaikan Kapolri saat memberikan sambutan dalam kegiatan buka puasa bersama TNI–Polri yang digelar di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri, Jakarta, Rabu (11/3/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Sigit menegaskan bahwa Presiden Prabowo berulang kali mengingatkan pentingnya menjaga persatuan antara TNI dan Polri sebagai pilar utama dalam menjaga stabilitas negara.

Menurutnya, kedua institusi tersebut memiliki akar sejarah yang sama dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia.

“Bapak Presiden berkali-kali menyampaikan dalam pidatonya bahwa TNI dan Polri harus selalu bersatu, kompak, dan bersinergi,” ujar Sigit.

Ia menambahkan bahwa Presiden juga menekankan agar TNI dan Polri tetap mempertahankan identitas sebagai institusi yang berpihak kepada rakyat.

“Beliau menyampaikan bahwa TNI dan Polri lahir dari kancah perjuangan dan ikut mempertahankan kemerdekaan. Oleh karena itu, TNI harus menjadi TNI rakyat dan Polri harus menjadi polisi rakyat,” lanjutnya.

Dalam pidatonya, Kapolri juga mengingatkan pentingnya belajar dari sejarah bangsa, khususnya pengalaman Indonesia yang pernah dijajah Belanda selama lebih dari tiga abad.

Ia menilai politik pecah belah atau devide et impera yang digunakan penjajah pada masa lalu harus menjadi pelajaran agar bangsa Indonesia tidak kembali terjebak dalam perpecahan.

Menurut Sigit, menjaga persatuan merupakan tanggung jawab bersama demi mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Pilihan kita hanya dua, kita bersatu dalam kebinekaan atau kita membiarkan diri dihasut dan dipecah belah hingga mengalami kemunduran,” tegasnya.

Kapolri juga menekankan bahwa kebersamaan antara TNI, Polri, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas nasional.

Di tengah dinamika global yang penuh ketidakpastian, Sigit mengingatkan bahwa soliditas antarinstansi keamanan harus terus diperkuat.

Menurutnya, sinergi yang kuat antara TNI dan Polri akan menjadi fondasi penting dalam menjaga kedaulatan negara serta menghadapi berbagai tantangan yang dapat memengaruhi situasi dalam negeri.

“Ke depan kita harus terus menjaga soliditas dan sinergitas agar TNI dan Polri dapat melaksanakan amanah dalam menjaga bangsa,” tutupnya.