Minggu, 05 April 2026
Contact Us

Presiden Iran Peringatkan AS agar Tidak Gunakan Pangkalan Militer Negara Teluk untuk Serang Iran

Teheran – Presiden Iran Masoud Pezeshkian memperingatkan Amerika Serikat agar tidak melancarkan serangan terhadap Iran dari pangkalan militer yang berada di negara-negara Teluk yang berbatasan dengan wilayahnya.

Peringatan tersebut disampaikan Pezeshkian saat melakukan percakapan telepon dengan Sultan Oman Haitham bin Tariq, sebagaimana dilaporkan Anadolu Agency, Jumat (13/3/2026).

Dalam pembicaraan tersebut, kedua pemimpin membahas perkembangan situasi keamanan di kawasan Timur Tengah yang memanas setelah konflik antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel.

Pezeshkian menegaskan bahwa Iran tetap menghargai hubungan baik dengan negara-negara tetangganya di kawasan Teluk. Namun ia mengingatkan agar wilayah negara-negara tersebut tidak digunakan sebagai lokasi peluncuran serangan terhadap Iran.

“Setiap serangan terhadap Iran yang dilancarkan dari pangkalan militer AS yang berada di wilayah negara-negara regional tidak dapat diterima dalam keadaan apa pun,” tegas Pezeshkian.

Ketegangan di kawasan meningkat sejak 28 Februari lalu ketika Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan gabungan skala besar ke wilayah Iran.

Serangan tersebut dilaporkan menewaskan sejumlah tokoh penting Iran, termasuk pejabat tinggi pemerintahan serta pemimpin tertinggi negara itu, Ayatollah Ali Khamenei.

Sebagai respons, Iran meluncurkan gelombang serangan rudal dan drone yang menargetkan sejumlah lokasi di Israel serta negara-negara Teluk yang menjadi tempat keberadaan aset militer Amerika Serikat.

Dalam percakapan telepon itu, Pezeshkian juga menyinggung laporan insiden yang terjadi di Pelabuhan Salalah, Oman.

Ia menegaskan bahwa operasi militer Iran hanya diarahkan pada target yang secara langsung terlibat dalam serangan terhadap wilayah Iran.

Pezeshkian menyatakan bahwa pihaknya akan melakukan penyelidikan menyeluruh terkait insiden tersebut.

“Penyelidikan komprehensif pasti akan dilakukan terkait insiden ini,” ujarnya.