MAKASSAR – Maraknya aksi tawuran dan perang kelompok di Kota Makassar memantik perhatian serius dari berbagai elemen masyarakat. Sejumlah tokoh masyarakat hingga pimpinan wilayah di tingkat kelurahan kompak menyerukan imbauan perdamaian guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap kondusif.
Imbauan tersebut disampaikan secara tertulis oleh sejumlah Ketua RT, Ketua RW, hingga Lurah di kawasan Kecamatan Tallo dan Kecamatan Bontoala, yang wilayahnya kerap merasakan dampak langsung dari perselisihan antarkelompok tersebut.
Pernyataan bersama disampaikan oleh Ketua RT 04 RW 04 Kelurahan Bunga Eja Beru (Kec. Tallo), Ketua RT 07 RW 04 Kelurahan Bunga Eja Beru (Kec. Tallo), Ketua RW 03 Kelurahan Baraya (Kec. Bontoala), serta Ketua RT 01 RW 03 Kelurahan Baraya (Kec. Bontoala). Mereka meminta seluruh lapisan warga untuk mengedepankan kerja sama demi menjaga lingkungan tetap aman.
“Tabe keluarga semua warga, selaku tokoh masyarakat kami memohon kerja sama ta semua untuk sama-sama ki menjaga situasi yang kondusif demi kebaikan dan keamanan kita bersama. Semua kita percayakan sepenuhnya keamanan ini kepada Polri. Jangan ada lagi provokasi dan mari kita jaga anak-anak kita,” ujar mereka dalam pernyataan bersama.
Senada dengan hal tersebut, Ketua RW 04 Kelurahan Lembo, Kecamatan Tallo, turut mengingatkan warga agar tidak mudah terancing emosi. Menurutnya, aksi tawuran hanya membawa kerugian bagi lingkungan sekitar yang terdampak.
“Menghimbau kepada saudara-saudaraku, mari kita percayakan keamanan dan ketertiban kepada kepolisian. Jangan kita terprovokasi, karena apapun yang terjadi, kita juga sebagai wilayah yang merasakan dampak akibat tawuran dan perang kelompok ini. Jagaki anak-anak kita, semoga situasi bisa kembali kondusif,” imbaunya.
Sementara itu, Lurah Lembo, Kecamatan Tallo, menggarisbawahi pentingnya rasa kepemilikan dan kepedulian warga terhadap keamanan Kota Makassar. Ia menegaskan bahwa dampak bentrokan sangat merugikan aktivitas dan ketenangan warga di wilayahnya.
“Mohon kepada seluruh warga agar tidak terprovokasi dengan masalah ini. Mari kita percayakan penanganannya kepada pihak kepolisian. Kalau bukan kita yang menjaga, siapa lagi yang menjaga Kota Makassar? Dampaknya di Kelurahan Lembo sangat terasa bersama warga kami. Jadi mohon kepada warga yang berada di Kecamatan Tallo dan sekitarnya, mari kita menjaga situasi aman dan kondusif. Makassar Aman,” tegas Lurah Lembo.
Melalui seruan ini, para tokoh masyarakat berharap orang tua aktif mengawasi pergaulan anak-anak mereka dan menyerahkan seluruh proses hukum maupun pengamanan wilayah sepenuhnya kepada aparat kepolisian.


