Minggu, 04 Oktober 2026
Contact Us

Isu BBM dan LPG Berpotensi Digiring Menjadi Narasi Krisis di Sulsel

Makassar – Isu ketersediaan BBM dan LPG di Sulawesi Selatan berpotensi terus berkembang menjadi narasi krisis apabila informasi mengenai kondisi pasokan disampaikan secara berulang tanpa melihat perkembangan situasi terkini.

Pertamina telah melakukan penguatan pasokan BBM dan LPG di Sulsel. Penambahan alokasi BBM dilakukan pada wilayah yang membutuhkan, sementara penyaluran LPG 3 Kg juga diperkuat. BPH Migas menyatakan stok BBM di Sulsel dalam kondisi terkendali dan pasokan terus dijaga secara berkelanjutan.

Seiring langkah tersebut, antrean di sejumlah SPBU yang sebelumnya menjadi perhatian mulai terurai. Pertamina juga meningkatkan operasional SPBU dan menambah jumlah SPBU yang beroperasi selama 24 jam di Kota Makassar guna memperkuat pelayanan kepada masyarakat.

Meski demikian, informasi mengenai kelangkaan dan antrean masih berpotensi menjadi bahan pembentukan persepsi bahwa Sulsel sedang mengalami krisis BBM dan LPG. Pengulangan informasi lama tanpa memperhatikan perkembangan terbaru dapat membuat masyarakat menerima gambaran kondisi yang tidak lagi sesuai dengan situasi di lapangan.

Karena itu, informasi mengenai BBM dan LPG perlu dilihat berdasarkan kondisi terbaru, termasuk ketersediaan stok, penguatan pasokan dan perkembangan pelayanan di lapangan. Masyarakat juga diharapkan tidak mudah mempercayai informasi yang hanya menampilkan potongan kondisi tertentu tanpa konteks waktu dan lokasi.

Dengan pasokan yang terus diperkuat dan kondisi yang semakin terkendali, narasi mengenai “krisis” perlu dilihat secara utuh agar tidak berkembang menjadi keresahan di tengah masyarakat.