GOWA — Kepolisian Sektor (Polsek) Bontonompo menunjukkan kepedulian nyata terhadap warga yang tertimpa musibah. Kapolsek Bontonompo, AKP H. Masjaya, SKM., turun langsung meninjau lokasi sekaligus menyerahkan bantuan sosial kepada para korban insiden kebakaran di Dusun Bontosallang, Desa Romang Lasa, Kecamatan Bontonompo, Kabupaten Gowa.
Penyerahan bantuan tersebut dilakukan sebagai bentuk empati dan wujud respon cepat institusi Polri untuk selalu hadir di tengah masyarakat yang sedang membutuhkan. Dalam kunjungannya, AKP H. Masjaya turut didampingi oleh jajaran personel Polsek Bontonompo, Bhabinkamtibmas, serta aparat pemerintah desa setempat. Bantuan yang disalurkan meliputi paket bahan kebutuhan pokok (sembako) seperti beras, telur, mie instan, air mineral, serta beberapa kebutuhan dasar darurat lainnya.
”Kehadiran kami di sini adalah bentuk keprihatinan dan duka cita mendalam atas musibah kebakaran yang menimpa saudara kita di Dusun Bontosallang. Bantuan ini merupakan wujud tali asih dari keluarga besar Polsek Bontonompo.
Harapan kami, apa yang disalurkan hari ini dapat sedikit meringankan beban kebutuhan sehari-hari para korban pada masa-masa sulit ini,” ujar AKP H. Masjaya di lokasi kejadian.
Selain menyerahkan bantuan materiel, Perwira Polri tersebut juga memanfaatkan momen pertemuannya dengan warga untuk menyampaikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Ia secara khusus mengimbau seluruh warga di Desa Romang Lasa agar menjadikan musibah ini sebagai pelajaran bersama untuk meningkatkan kewaspadaan. Warga diminta secara rutin memeriksa instalasi kelistrikan yang sudah usang di rumah masing-masing dan selalu memastikan kompor dalam keadaan mati atau aman sebelum meninggalkan tempat tinggal.
Pemerintah desa bersama perwakilan keluarga korban menyambut hangat kunjungan kepolisian tersebut dan menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya. Kehadiran AKP H. Masjaya beserta jajaran dinilai sangat berarti, bukan sekadar dari sisi materiel yang diberikan, melainkan juga bentuk dukungan moril yang mampu membangkitkan kembali semangat para korban pasca-insiden yang menghanguskan harta benda mereka.


